disrupsi

Fenomena Disrupsi dalam Dunia Bisnis, Kenali Lebih Dekat!

Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini dengan inovasi-inovasi baru telah menjadikan perubahan arah bisnis. Dengan semakin banyaknya inovasi-inovasi dan kreativitas berbasis teknologi, mengakibatkan terjadinya disrupsi.

Era disrupsi bisa dianalogikan seperti pisau bermata dua. Di satu sisi membawa perubahan yang baik dengan menawarkan kemudahan-kemudahan, namun di sisi yang lain membawa perubahan besar-besaran.

Oleh sebab itu, agar bisa menyikapi era perubahan ini dan siap bersaing di dalamnya, Anda harus memahami lebih dalam lagi tentang disrupsi. Artikel ini akan membahas seputar pengertian, dampak dan cara menghadapinya, mari kita ulas satu persatu.

Apa itu Disrupsi dalam Bisnis?

Disrupsi adalah perubahan besar-besaran atau lompatan besar yang keluar dari tatanan yang sudah ada, dan mengubah sistem yang lama secara fundamental.

Dalam bidang bisnis, disruption era merupakan tantangan yang cukup berat, karena perusahaan harus melakukan inovasi secara update terus-menerus, sehingga bisa tetap bersaing dengan perubahan zaman.

Perusahaan besar sekalipun harus segera melakukan perubahan strategi bisnis dan membuat inovasi baru. Tujuannya agar tidak kehilangan pangsa pasarnya akibat dari kemajuan teknologi saat ini. Hal ini juga disebabkan banyaknya perusahaan-perusahaan baru yang berkembang menawarkan model bisnis baru dengan berbasis teknologi digital. 

disrupsi

Sumber: Freepik

Model bisnis baru berbasis digital-technology seperti ini, dulu belum pernah diterapkan oleh perusahaan incumbent sebelumnya. Sehingga mereka mempunyai pangsa pasar sendiri, mengakibatkan perusahaan lama akan mengalami kebangkrutan jika tidak segera mencari inovasi baru.

Technology disruption telah menjadi sebuah perubahan fundamental diakibatkan dari perkembangan sistem teknologi digital, yang mana robot telah menggantikan peran manusia untuk menawarkan pelayanan yang komplit dan sangat cepat. Dengan kata lain, technology disruption telah menjadi sebuah fenomena yang mengakibatkan perubahan pemahaman masyarakat akan teknologi digital. 

Penyebab Terjadinya Era Disrupsi

Seperti pembahasan sebelumnya, penyebab terjadinya disrupsi adalah perkembangan teknologi dan terciptanya inovasi-inovasi baru. 

Dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, mengakibatkan perubahan yang sangat mendasar dan menyeluruh hampir di segala aspek bisnis dan pelayanan, terutama di perkotaan. Ditandai dengan meluasnya jaringan internet di seluruh negara dengan berbagai macam budaya.

Kehadiran jaringan internet sangat berperan penting dalam era perubahan ini, sehingga membuat masyarakat di suatu wilayah bisa dengan bebas tak terbatas berbagi informasi ke wilayah lain bahkan lintas benua sekalipun. 

Daerah terpencil sekalipun selama masih bisa mengakses teknologi, maka bisa dengan mudah mendapatkan informasi tak terbatas dan aktual. Sejumlah contoh informasi yang ditampilkan dalam bentuk digital, yaitu Facebook, WhatsApp, dan masih banyak lagi yang masih berkembang dan terus berinovasi.

Inilah Dampak Disrupsi pada Bisnis

disrupsi

Sumber: Freepik

Tidak bisa dipungkiri bahwa disruption era sangat memiliki dampak yang luas dan signifikan, terutama dalam dunia bisnis. 

Perkembangan teknologi digital yang hampir tak terbatas dan semakin canggih, menawarkan dan membawa kemudahan-kemudahan baru bagi masyarakat dalam menjalankan bisnisnya.

Tapi di sisi lain, dampaknya juga sangat berat bagi perusahaan yang mapan dan memaksa mereka untuk segera beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Banyak perusahaan-perusahaan besar yang akhirnya tumbang, karena belum melakukan transformasi digital. Sedangkan perusahaan-perusahaan baru telah terlebih dahulu membekali dengan teknologi digital dan memengaruhi tren pasar dengan inovasi-inovasinya

Seperti bisnis retail, yang semakin lama ditinggalkan oleh pelanggan dan beralih ke marketplace sebagai alternatif belanja baru dengan kemudahan berbelanja dari rumah. Dahulu, pembelian selalu dengan menggunakan cash money dan harus datang ke pasar retail, tapi sekarang sudah menjamur aplikasi pembayaran berbasis dompet digital (e-wallet)

Transportation disruption juga sudah sangat terasa dengan banyaknya ojek online atau taxi online menggunakan aplikasi, yang menawarkan pelayanan dengan harga pasti tanpa harus menawar terlebih dahulu atau tidak perlu lagi khawatir dengan argo yang terus berjalan.

Kendaraan yang bersih, pelayanan yang ramah, serta ketepatan waktu penjemputan dan pengantaran. Pada akhirnya semua itu menjadi standar pelayanan dalam mode transportasi taxi online. Akibatnya, perusahaan yang tidak mengikuti akan tersingkir dengan sendirinya walaupun mereka memiliki sejarah yang panjang dalam dunia transportasi.

Begitu juga di sektor media cetak, sudah banyak yang memanfaatkan layanan dengan fitur koran elektronik atau e-paper. Bahkan sudah banyak juga yang menyediakan layanan informasi gratis dengan portal berita yang aktual.

Tips Menghadapi Disruption Era untuk Bisnis

disrupsi

Sumber: Freepik

1. Tingkatkan Kualitas SDM di Perusahaan

Modal terpenting bagi sebuah perusahaan adalah memiliki SDM yang mumpuni, memiliki kualitas terbaik dan juga siap bersaing di era digital ini. 

Cara meningkatkan kualitas SDM dengan mengadakan pelatihan-pelatihan dalam perusahaan untuk meningkatkan kemampuan karyawan terutama dalam penguasaan dan pengetahuan dalam teknologi terkini. 

2. Terapkan Teknologi Digital

Jika ingin bertahan bahkan ingin maju, maka perusahaan harus bisa bersaing dengan memanfaatkan untuk mengadopsi teknologi digital. Atau jangan ragu-ragu berkolaborasi dengan perusahaan rintisan baru dengan prospek bagus yang telah duluan menerapkan teknologi digital dalam perusahaan miliknya.

Seperti raksasa TAXI indonesia yaitu Blue Bird, semenjak tahun 2017 tidak segan-segan bekerjasama dengan Go-Jek yang notabene adalah perusahaan rintisan baru yang baru berdiri semenjak tahun 2010. 

Kalau dilihat dari segi senioritas, maka Blue bird adalah perusahaan raksasa yang sangat legendaris. Didirikan pada pertengahan tahun 1972 atau 38 tahun setelah blue bird malang melintang di dunia transportasi TAXI, gojek baru lahir.

Hal itu tidak membuat Blue bird ragu untuk bekerjasama yang pada akhirnya blue bird tetap bisa mempertahankan pelanggannya dengan tarif non argo yang kompetitif. Kemudian gojek mendapatkan tambahan armada dengan sendirinya.

3. Selalu Tampil Berinovasi

Seperti yang telah dibahas, inovasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari terciptanya kemajuan teknologi. Maka sangatlah penting jika sebuah perusahaan selalu menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat untuk mempertahankan bahkan merebut pangsa pasar yang ada.

Inovasi yang harus dilakukan tentunya melihat segmen pasar, juga dengan riset yang andal. Tentunya kembali lagi ke hal pertama, perkuat SDM dalam menghadapi era disrupsi.

Baca juga: 6 Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Lebih Produktif!

disrupsi

Salah satu cara agar bertahan di era disrupsi adalah dengan meningkatkan kinerja HR terkait pengelolaan SDM, silahkan menggunakan aplikasi Aplikasi BroadwaysHR, Human Resource Integrated System (HRIS)-Software yang tepat dan terintegrasi dengan sistem payroll menjadi solusi permasalahan HR di perusahaan dengan didukung Tim Support profesional. Sistem berbasis cloud terbaik yang kami miliki akan membantu proses administrasi, Organization Development, dan Employee Management menjadi lebih efektif! 

Hubungi kami sekarang di sini dan nikmati FREE TRIAL.