pesangon karyawan kontrak

Karyawan Kontrak Berhak Dapat Pesangon? Ini Penjelasannya

Pesangon karyawan kontrak adalah hak yang harus didapatkan oleh pekerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). Secara umum, pesangon adalah hak yang diberikan kepada karyawan yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh pihak perusahaan karena alasan tertentu, seperti restrukturisasi perusahaan atau pengurangan jumlah karyawan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 pasal 156, yang menyatakan bahwa pekerja yang di-PHK berhak atas pesangon jika telah bekerja selama setidaknya 24 bulan berturut-turut di perusahaan yang sama. Berikut penjelasan mengenai pemberian pesangon pada karyawan kontrak.

Kriteria Penerima Pesangon

pesangon karyawan kontrak

Sumber: iStockPhoto

Pada umumnya, uang dan dana yang diterima saat karyawan berhenti bekerja dapat dikeluarkan jika karyawan memiliki kriteria berikut ini, yaitu:

  1. Pensiun. Secara regulasi perusahaan wajib diberikan uang pesangon. Yang menjadi perbedaan adalah nominal yang diberikan. Jika seorang karyawan pensiun karena mengalami sakit maka uang pesangonnya lebih sedikit. Namun, ketika karyawan pensiun karena usia yang sudah melewati masa aktif, uang yang diberikan akan berjumlah lebih tinggi. Hal ini dikarenakan tidak adanya tunjangan kerja bagi karyawan tersebut.
  2. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Ada beberapa hal yang umum terjadi saat terjadinya PHK dari perusahaannya. Hal yang menjadi perhatian adalah tidak selalu kinerja karyawan yang bertindak di luar aturan, tetapi didapati juga perusahaan harus mengurangi pekerja karena satu dan lain hal.

Syarat Pemberian Pesangon

Berdasarkan Pasal 15 No.35 Tahun 2021, dijelaskan bahwa pemberian uang kompensasi atau pesangon karyawan kontrak dilakukan saat PKWT berakhir. Jika diperpanjang, maka uang kompensasi harus dibayarkan saat selesainya waktu PKWT sebelum perpanjangan berikutnya. Kemudian, uang kompensasi berikutnya akan diberikan setelah perpanjangan jangka waktu PKWT berakhir.

Lantas, bagaimana jika perusahaan tidak membayarkan uang kompensasi kepada karyawan PKWT yang di-PHK? Jika hal tersebut terjadi, maka perusahaan dapat dikenakan sanksi administratif bertingkat karena pemberian kompensasi ini bersifat wajib. Adapun sanksinya mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian alat produksi hingga pembekuan kegiatan.

Dalam aturan PP 35 tahun 2021, dijelaskan bahwa ada beberapa situasi di mana pengusaha diizinkan memberikan pesangon setengah atau 0,5 kali dari ketentuan yang berlaku. Hal ini diatur dalam pasal 42 ayat (2), pasal 43 ayat (1), pasal 44 ayat (1), pasal 45 ayat (1), pasal 46 ayat (1), pasal 47, dan pasal 52 ayat (1).

Dalam pasal-pasal tersebut, telah ikut diatur kriteria situasi-situasi khusus yang menyebabkan perusahaan boleh membayar pesangon setengah. Beberapa kriterianya antara lain sebagai berikut:

    1. Kerugian bisnis
    2. Force majeure yang dialami perusahaan
    3. Perusahaan terlilit hutang hingga sebabkan PHK
    4. Pailit
    5. Adanya pelanggaran perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan perjanjian kerja bersama

Cara Menghitung Pesangon Karyawan

pesangon karyawan kontrak

Sumber: iStockPhoto

Aturan tentang uang kompensasi untuk karyawan PKWT sebelumnya telah diatur dalam Pasal 61A UU Ketenagakerjaan. Dalam aturan ini, besaran uang kompensasi yang diberikan kepada para karyawan PKWT disesuaikan dengan masa kerja mereka di perusahaan. Namun bagi karyawan kontrak yang di-PHK, jumlah kompensasi yang diberikan telah diatur lebih rinci dalam Pasal 16 ayat (1) UU Cipta Kerja sebagai berikut:

  1. Jika masa kerja karyawan adalah 1-12 bulan, maka uang kompensasi yang diterima adalah (durasi masa kerja/12) x 1 bulan gaji
  2. Jika masa kerja karyawan adalah 12 bulan terus menerus, maka uang kompensasi yang diterima adalah 1 bulan gaji
  3. Jika masa kerja karyawan lebih dari 12 bulan, maka uang kompensasi yang diterima adalah (durasi masa kerja/12) x 1 bulan gaji

Contoh perhitungannya adalah sebagai berikut. A merupakan karyawan PKWT dengan masa kerja 2 tahun (2 bulan) dan gaji Rp10.000.000 per bulan. Jika perusahaan melakukan PHK, maka berapa kompensasi atau uang pesangon karyawan kontrak yang bisa diterima A? Maka perhitungannya adalah: (24/12) x Rp10.000.000 = Rp20.000.000

Hak Karyawan Kontrak yang di-PHK dan Kewajiban Perusahaan

Setelah UU Cipta Kerja disahkan, karyawan kontrak atau PKWT berhak mendapatkan uang kompensasi (pesangon) saat masa kerjanya berakhir. Uang kompensasi ini diberikan kepada pekerja yang telah memiliki masa kerja paling sedikit satu bulan secara terus menerus. Nantinya, pemberian uang kompensasi akan dilaksanakan pada saat berakhirnya PKWT.

Lebih jelasnya, aturan pesangon karyawan kontrak telah tertulis dalam Pasal 15 No.35 Tahun 2021, adapun beberapa poinnya adalah sebagai berikut:

  1. Pengusaha wajib memberikan uang kompensasi/ganti rugi kepada karyawan PKWT.
  2. Pemberian uang kompensasi tersebut dilakukan saat PKWT berakhir.
  3. Uang kompensasi/ganti rugi diberikan bagi pekerja dengan masa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus.
  4. Jika Perjanjian Kerja Waktu Tertentu diperpanjang, maka uang kompensasi diberikan saat selesainya jangka waktu PKWT sebelum perpanjangan. Lalu, uang kompensasi berikutnya diberikan setelah perpanjangan PKWT berakhir.
  5. Pemberian uang kompensasi tidak berlaku bagi tenaga kerja asing yang dipekerjakan berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

Kelola Penghitungan Pesangon Karyawan dengan BroadwaysHR!

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang pesangon karyawan kontrak. Penting untuk diingat bahwa aturan pesangon ini berlaku khusus untuk karyawan yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan bukan untuk karyawan kontrak yang masa kontraknya berakhir dengan waktunya dan tidak diperpanjang oleh perusahaan. Jadi, karyawan kontrak tidak berhak atas pesangon kecuali jika ada ketentuan dalam kontrak kerja atau perjanjian tertulis lainnya yang menyatakan sebaliknya.

pesangon karyawan kontrak

Untuk penghitungan pesangon, tentunya Anda memerlukan data absensi karyawan. BroadwaysHR sebagai aplikasi HR dapat membantu Anda untuk menghitung besaran uang pesangon karyawan kontrak melalui fitur Compensation and Benefit. Fitur ini dapat mengelola gaji, tunjangan, hingga pesangon yang sudah terintegrasi dengan time management serta proses payroll. Registrasi di sini untuk mendapatkan uji coba GRATIS selama 30 hari.