pajak cv

4 Jenis Pajak CV dan Contoh Perhitungannya

Wajib Pajak bisa berupa Wajib Pajak pribadi maupun Wajib Pajak badan yang memenuhi kriteria sebagai Wajib Pajak sesuai ketentuan perundang-undangan. Wajib Pajak Badan yang dimaksud adalah sekumpulan orang yang melakukan usaha ataupun tidak, seperti misalnya perseroan terbatas, CV, koperasi, firma, yayasan, BUMN/BUMD, dan lain-lain. Dari sekian banyaknya Wajib Pajak badan tadi, artikel kali ini akan mengulas lebih jauh tentang pajak CV. Simak ulasan di bawah ini sampai tuntas untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya ya!

Kewajiban Badan Usaha CV

CV adalah akronim dari Commanditaire Vennootschap. Meskipun merupakan badan usaha non-hukum, tapi CV juga punya kewajiban untuk membayar pajak. Oleh sebab itu, pemilik CV sebaiknya mendaftarkan NPWP ke KPP terdekat, membuat pembukuan apabila statusnya telah berubah sebagai Pengusaha Kena Pajak, dan membuat laporan SPT.

Selain pajak badan, CV juga berkewajiban untuk menghitung PPh terutang secara mandiri dan membayarkan ke kas negara sesuai ketentuan. Umumnya, CV yang telah mencapai omzet senilai lebih dari 4,8 miliar wajib untuk menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). 

Namun, bagi yang omzetnya masih di bawah angka tersebut tetap bisa menjadi PKP dengan mengajukan pengukuhan ke KPP setempat. Hal yang harus disadari penuh oleh para pemilik CV adalah bahwa kewajiban membayar pajak bukan hanya tentang pemenuhan tanggung jawab semata, tapi juga menjamin kelangsungan usaha di masa depan.

Baca juga: Daftar Kode Klasifikasi Lapangan Usaha untuk Pajak Badan

Jenis-Jenis Pajak CV

pajak cv

Sumber: Freepik

Sebagai pemilik usaha, Anda juga perlu memahami bahwa kewajiban dalam membayar pajak CV terdiri dari 4 jenis yaitu PPh Pasal 21, PPh Pasal 25, PPh 28/29, dan juga PPN. berikut penjelasannya.

1. PPh Pasal 21

PPh Pasal 21 atau pajak penghasilan merupakan jenis pajak yang wajib dibayarkan pemilik CV ke negara. Komponen yang dikenai pajak PPh 21 di antaranya adalah gaji/upah, tunjangan, honorarium, dan lain sebagainya. Umumnya, pajak penghasilan sudah secara otomatis terpotong saat periode gajian dan rinciannya terlampir di dalam slip gaji karyawan.

2. PPh Pasal 25

PPh Pasal 25 adalah pembayaran pajak atas penghasilan yang disetorkan dengan cara mengangsur setiap bulan guna meringankan beban Wajib Pajak yang kesulitan untuk melunasi pajak terutang dalam rentang waktu satu tahun.

3. PPh 28/29

PPh 28/29 adalah pajak atas penghasilan yang didapat dari mancanegara dan sebelumnya juga telah melalui proses pemotongan di negara setempat. Jenis pajak ini bisa dijadikan kredit pajak sesuai dengan prosedur pengkreditan pajak Pasal 24 UU PPh. 

4. PPN

Selain ketiga pajak di atas, Pengusaha Kena Pajak juga harus membayar PPn sebesar 10% dari nominal penjualan barang, jasa, atau nilai penggantian yang dikenai PPN. Namun, hal ini hanya berlaku apabila CV melakukan serah terima yang mengharuskan pembayaran PPN.

Baca juga: Jangan Bingung, Begini Cara Menghitung Pajak PPN dan PPh 22

Contoh Perhitungan Pajak CV

pajak cv

Sumber: Freepik

Selain memahami kewajiban Pengusaha Kena Pajak dalam membayar pajak CV serta memahami jenis-jenisnya. Anda juga sebaiknya mengetahui bagaimana cara menghitung pajak tersebut secara tepat. Berikut ulasannya.

  1. CV Alam Persada menghasilkan omzet senilai Rp 2.000.000.000 dalam setahun. Dalam hal ini, Anda dapat mengimplementasikan PP No. 23 Tahun 2018 dengan pengenaan tarif PPh sebesar 0,5% dari total omzet. Berikut perhitungannya:

 

0,5% x Rp 2.000.000.000 = Rp. 10.000.000

 

  1. CV Buana adalah badan usaha yang bergerak pada bidang konstruksi dan pada tahun 2022 memiliki omzet sebesar Rp 3.500.000.000. Dalam hal ini, CV Buana juga berkewajiban untuk membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%. Jadi, pajak yang harus dihitung terdiri dari 2 yaitu PPh dan PPN.

 

PPh: 0,5% x Rp 3.500.000.000 = Rp 17.500.000

PPN: 10% x Rp 3.500.000.000 = Rp 350.000.000

Total Pajak CV: Rp 17.500.000 + Rp 350.000.000 = Rp 367.500.000

 

Baca juga: 4 Cara Menghitung Pajak Perusahaan, Kelola dengan BroadwaysHR

Kelola Perhitungan Pajak Karyawan dengan BroadwaysHR

Perhitungan pajak CV sama pentingnya dengan perhitungan pajak penghasilan karyawan perusahaan Anda. Kini, menghitung pajak penghasilan tidak perlu dilakukan secara manual lagi karena dalam satu klik saja, informasi terkait potongan pajak karyawan dapat tersaji secara online. Lewat dukungan fitur Compensation and Benefit di dalam aplikasi BroadwaysHR, manajemen HRD dapat memperhitungkan jumlah potongan pajak karyawan secara otomatis, cepat, dan akurat.

Tertarik untuk mencobanya? Klik di sini untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan nikmati layanan free trial aplikasinya selama 30 hari dengan mendaftar sekarang juga ya!

pajak cv